Rabu, 22 Februari 2012

Antologi Visual; Episode Refleksi Wajah Ibu Kota

Waktu kecil, gw paling suka bermain-main jungkir-balik atawa koprol. Setelah kuliah, gw malah senang dengan adegan Melak Cau kepala menjadi pijakan di bawah dan kaki tegak lurus ke atas menusuk langit. Dunia sepertinya berbeda, saat gw melihatnya dari persfektive yang berbeda. Aneh-aneh gimana gitu.. Tapi justru gw suka melihat yang terbalik-terbalik itu. Hahaha..

Selain mode dan trend jungkir balik yang melintas di kehidupan gw, ada juga mode reflektif yang juga menjadi sesuatu banget buat gw. Refleksi-refleksi air, cermin, mobil, dan lainnya justru membuat gw ingin mengcapturenya. Emang sih, gw belum sempat membekukan semuanya. Tapi, pernah suatu saat sepulang liputan di daerah Passer Baroe Jakarta, gw berjalan-jalan mengitari kawasan itu. Alhasil foto-foto tak enak dilihat gw dapet secara cuma-cuma, ya karena subyek fotonya gw dapatkan secara gratis. Hehehe...

Foto-foto berikut ini, gw ambil menggunakan kamera Panasonic Lumix GF2, dengan lensa fixed 14mm. Iseng-iseng sih, sambil jalan sore menghindari macetnya Ibu Kota. Foto-fotonya gw ambil secara terbalik, kemudian dirotate biar ga pada kebingungan ngeliatin tuh foto, Hehehehe...

REFLEKSI WAJAH IBU KOTA

Refkesi #1

After Reflection

Refleksi #2 

Refleksi #3

Refleksi #4

Refleksi #5


Refleksi #6
Refleksi #7

  










Istiqlal dalam Refleksi


Passer Baroe Dalam Cermin Ciliwung #2


Ya begitulah hasil jeprat-jepret teu puguh di kawasan Passer Baroe, asal jepret, tapi ga ngasal-ngasal banget sih. Namanya juga belajar, kalo orang belajar langsung jagoan bisa bahaya kan?? makanya belajar sambil berbuat sesuatu, walau masih biasa-biasa saja. Hehehe...

"...Setidaknya ada totalitasm dan loyalitas dalam belajar, pasti kelak berhasil..."

@Rakoes

Tabik!

Antologi Visual; Episode ANDROIDPHOTOGRAPHY - Sudut Kota

Tadi siang diajak @romiHidayat27 dan @ItoJogja meeting dengan vendor di daerah Harco Mangga Dua. Busyeeeet dah, jalanan macet seperti biasa, untung aja gw duduk di belakang. Dari pada ngedumel ga karuan akibat macet, lebih baik gw nikmati aja perjalanan, sambil ngabisin baterai Android LittleG gw. Mulai dari maen games, nonton video clip di Youtube.com baca Kompas.com de-el-el.

Setelah lumayan jenuh, akhirnya iseng2 maen beberapa aplikasi photography yang tersedia di Android Market. Beberapa aplikasi photography yang sudah terinstal di LittleG, gw coba jepretin segala yang ada di jalan. Kali ini, gw iseng-iseng jepret pake apps Retro Camera, dengan berbagai efek visual yang cukup sederhana, namun justru sangat menarik buat gw.

Berikut gw share beberapa karya foto, hasil dari Retro Camera For Android. Jadi gw namakan ANDROIDPHOTOGRAPHY aja kali ya..? Soalnya mau pake nama ANDRO-GRAPHY tp sudah ada komunitasnya di Kaskus.us (gw belum gabung euy) hehehe...

Karya ANDROIDPHOTOGRAPHY kali ini gw beri judul - Sudut Kota #1

      

Statsiun Beos #1



Statsiun Beos #2


Statsiun Beos #3
 

Tepi Kali #1

 
Tepi Kali #2
 

Tepi Kali #3


Tepi Kali #4


Tepi Kali #5

 
Sampah #1


Sampah #2


Jembatan Vhesink #1



Jembatan Vhesink #2


Tepi Kali #6


Tepi Kali #7


Sampah #3


Setumpuk Pipa Besi

 
Tepi Kali #8

Karya foto tersebut di atas, diambil dari dalam mobil yang sedang melaju, menggunakan Samsung LittleG GT-S5570. Semuanya juga diambil dengan Aplikasi Retro Camera for Android. Hasilnya, tidak terlalu mengecewakan kan?? Ya, lumayanlah, subyek foto masih bisa tercapture dengan beku, walau diambil dalam mobil yang melaju cepat.. Eh, tp ada jg yang diambil waktu mobil lg diam karena macet. Hehehe...

Tabik!

@Rakoes   



Antologi Visual; Episode Re-kreasi Wajah #1

Bertempat di Jakarta pada penghujung tahun kemarin, gw sempat iseng2 ber-Re-kreasi menggunakan Photoshop CS 5. Re-kreasi kali ini, gw ditemani beberapa wajah yang memang sehari-hari gw temui di kantor. Mereka tidak lebih adalah sobat-sobat yang selalu terobsesi untuk menjadi subyek model dari jepretan kamera gw. Hehehe...

Sialnya, diantara mereka malah Ngorder wajahnya yang unyu-unyu itu, untuk gw pake jadi bahan re-kreasi semata. Daripada gw stuck ga ada gawean di sela-sela jam istirahat, ya sudah gw ber-Re-kreasi di depan monitor kantor.

Episode Re-kreasi Wajah #1

@T_Ferry
Bocah narsis pertama yang menawarkan diri untuk di foto adalah sang pemilik akun twitter @T_Ferry !
Anak Jambi yang merantau ke Ibu Kota ini, gw jepret sesuai dengan karakternya yang memang "rada-rada" Gendeng (Kadang Gelo, tidak jarang Gila!).
  
Unyu #1





@Reskako
Bocah kedua adalah sosok Pendiam, yang tak jarang (tiba-tiba ketawa sendiri). Rada aneh memang, semenjak beberapa pesawat yang dikemudikannya nyungsep di Sawah, Laut, bahkan sempat mendarat dadakan di atas gunung Merapi. Bocah pemilik akun Twitter @Reskako ini, merupakan seorang Captain Pilot Imajiner. Namun, jam terbangnya di dunia Indoflyer.net sudah melampaui Pilot2 Lion Air yang ketauan pake Shabu! Dua portrait berikut, sedikit mencerminkan kesehariannya, keelisahannya, dan tentu keperkasaannya. Hehehe...

 

Unyu #2



Unyu #3













@RomiHidayat27
Berikutnya adalah sosok bujangan yang setiap sore hobbynya nongkrong di kantin kantor. Maklum saja, pemuda Kemandoran ini adalah seorang Gadget Freak yang berprofesi sebagai kepala penelitian sebuah Lab gadget di salah satu media kenamaan di Indonesia. Dibalik wajah seriusnya, pemuda berjambul ini, seringkali memberi "Kode" setiap kali ada cewe cute (Arah jam 10, Mas Bro!). Sebagai seorang anak Lab, ia selalu rajin berbagai cerita, walau mulutnya tertutup rapat. Hehehe..


Unyu #4


@Sylphid44
Selanjutnya adalah Wong Tegal, yang sering berkeliling dunia! Sangat menakjubkan bukan? Ia adalah jebolan Sekolah Perhotelan NHI Bandung, dengan spesialisasi meracik minuman-minuman sekeras batu. Hehe... Dengan disiplin ilmunya tersebut, @Sylphid44 telah mengarungi semua benua di jagad raya ini, saat belerja di kapan pesiar (mirip2 Titanic gt deh). Namun, kini ia terdampar di Kampung Panjang.

Unyu #5


Foto-foto tersebut di atas, diedit dengan sangat sederhana. Ya, cukuplah untuk sekedar melatih asa, biar ga musnah feel art gw. Hehehehe...

Oiya, mengenai karya di atas, gw sebenernya cukup terinspirasi dari beberapa fotografer di www.1x.com Dan, sebelumnya, karya-karya seperti di atas (bahkan yang jauh lebih baik) sudah banyak dilakukan para fotografer di dunia, jadi gw yang terinspirasi ini, hanya me-remakenya kembali.

"...Mimesis; Belajar dari yang sudah ada!..." 

Tabik!

@rakoes 
 

Selasa, 21 Februari 2012

Antologi Visual Episode Jalanan

Aku hanya berjalan tak karuan,
kadang awas, kadang buas, kadang juga lemas.
Hanya menghabiskan sisa waktu
berkawan kamera yang enggal kutinggalkan itu.
Bukan apa-apa, sekedar pembeku waktu!
Bukan juga yang patut untuk diapresiasi,
sekali lagi, hanya sekedar mengisi kekosongan lembaran putih!

@rakoes 2011


  Jembatan Penyebrangan #1

 Dua Penjaga Malam

Bus Way #1
 
Di Bawah Aku #1

Di Bawah Aku #2



Sekapur Sirih; Ngasal Tapi Tidak Asal-asalan



Gw akhirnya tergerak untuk menjajal Go-Blog kembali. Setelah beberapa blog sempat gagal dan tidak terurus, mungkin yang sekarang harus menjadi pilihan untuk tetep eksis. Setidak-tidaknya menjadi wahana corat-coret, jeprat-jepret, bahkan ketika harus menumpahkan berbagai cat dan keluh kesah.

Buat gw, blog itu tak lebihnya dari sebuah kertas kosong yang ada di depan gw. Kadang gw bisa mengisinya dengan berbagai coretan dan warna yang indah, kadang gw cetak hasil jepretan dari kamera, kadang gw isi dengan berbagai cacian hingga cinta. Satu hal yang pasti, Blog yang sekarang gw create ini layaknya galeri atau mungkin antologi dari secuil karya-karya gw, yang belum adi luhung.

Setidaknya gw masih bisa menangkap berbagai sejarah, mengabadikan berbagai momen, menyimpannya baik-baik dalam blog ini. Tidak terkecuali celoteh Ngasal sekalipun. Tapi, biar Ngasal Tidak Asal-asalan tentunya.

Oiya, kalo gw upload gambar-gambar ga jelas, foto, tulisan, atau apapun yang ternyata mengganggu aspek Visual saudara-saudara, mohon maaf ye.. Namanya juga Visual Art Rebellion, hehehe... Pemberontakan pada diri sendiri kok itu, pemberontakan karena sampai sejauh ini gw gak pernah bisa mengcapture mimpi2 dan mencetaknya, lalu pameran di di awang-awang.

Tabik!